Text
Perbandingan Narasi Peristiwa Bom Atom Hiroshima Melalui Perspektif Penyintas Bom Atom Pada Cerita Pendek Natsu No Hana (1947) Karya Hara Tamiki dan Shikabane No Machi (1950)
Penelitian ini mengkaji perbandingan narasi dalam sastra bom atom (genbaku bungaku) dengan memfokuskan pada dua karya yang ditulis oleh penyintas langsung peristiwa bom atom Hiroshima, yaitu cerita pendek Natsu no Hana (1947) karya Hara Tamiki dan Shikabane no Machi (1950) karya Ota Yoko. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pengalaman pribadi kedua pengarang sebagai hibakusha terefleksikan dalam karya mereka serta untuk membandingkan gaya narasi keduanya melalui perspektif lintas gender. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan landasan teori yang mencakup pendekatan biografis oleh Wellek & Warren dan teori naratif gender oleh Adelaide Haas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua karya merefleksikan pengalaman pribadi pengarangnya dan berfungsi sebagai testimoni yang detail dan kuat. Namun, penelitian ini menemukan perbedaan dalam gaya penyampaian narasi yang dipengaruhi oleh gender. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gender merupakan faktor yang krusial dalam memahami bagaimana trauma diekspresikan, di mana Hara menyajikannya sebagai laporan saksi mata yang terstruktur sementara Ota menyajikannya sebagai kesaksian yang menggabungkan emosi dan kritik sosial.
Dosen Pembimbing I : Hayun Nurdiniyah, M.Si.
Dosen Pembimbing II : Metty Suwandany, S.S., M.Pd
| skr 2526.90 | 895.610 9 WIC p | UPT Perpustakaan | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain