Text
Dampak Budaya Tatemae dan Honne Dalam Komunikasi Antar Budaya Antar Mahasiswa Indonesia dan Jepang Terhadap Mahasiswa Universitas Darma Persada
Penelitian ini berjudul “Dampak Budaya Tatemae dan Honne dalam Komunikasi
Antarbudaya antara Indonesia dan Jepang terhadap Mahasiswa Universitas Darma
Persada.” Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana Konsep Tatemae
dan Honne diterapkan dalam kehidupan sosial masyarakat Jepang, pengaruhnya
terhadap komunikasi antar mahasiswa Indonesia dan Jepang, serta dampaknya
pada keberhasilan hubungan antarbudaya. Metode penelitian yang digunakan
adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi
kepustakaan dan kuesioner. Responden berjumlah 20 mahasiswa Program Studi
Bahasa dan Budaya Jepang Universitas Darma Persada yang memiliki
pengalaman langsung berinteraksi dengan mahasiswa Jepang melalui kegiatan
Kouryuukai bersama Matsushita Institute pada tahun 2024. Hasil penelitian
menunjukkan sebagian besar responden memahami Tatemae sebagai pernyataan
sesuai norma sosial untuk menjaga keharmonisan dan Honne sebagai pendapat
pribadi yang jarang diungkapkan. Dalam praktiknya, penggunaan Tatemae sering
menimbulkan kebingungan, namun pemahaman kedua konsep ini membantu
mahasiswa Indonesia menyesuaikan gaya komunikasi, sehingga meningkatkan
efektivitas komunikasi antarbudaya.
| skr 2526.87 | 303.482 NAH d | UPT Perpustakaan | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain